Asa Indonesia untuk memiliki wakil hingga babak final di Kejuaraan Dunia 2025 akan diuji berat pada fase semifinal. Harapan besar kini tertumpu pada satu-satunya perwakilan Tanah Air, Putri Kusuma Wardani, yang berhasil menembus babak empat besar.
Sebagai satu-satunya pebulu tangkis Indonesia yang tersisa, Putri KW juga dipastikan akan membawa pulang medali dari Kejuaraan Dunia 2025. Namun, ia harus menghadapi rintangan maha berat dari mantan tunggal putri nomor satu dunia, Akane Yamaguchi, wakil Jepang.
Rekor pertemuan kedua pemain menunjukkan dominasi Yamaguchi. Mereka sudah tiga kali bersua, dan dalam setiap kesempatan, pebulu tangkis Jepang itu selalu keluar sebagai pemenang. Pertemuan terakhir mereka terjadi di perempat final Indonesia Open 2025, di mana Putri KW harus mengakui keunggulan Yamaguchi dengan skor tipis 19-21, 20-22.
Bagi Akane Yamaguchi sendiri, langkahnya ke semifinal ini sudah memastikan ia akan mengoleksi medali Kejuaraan Dunia yang kelima sepanjang kariernya. Yamaguchi adalah juara bertahan dua kali setelah berhasil meraih medali emas pada edisi 2021 dan 2022. Selain itu, ia juga pernah dua kali meraih medali perunggu pada Kejuaraan Dunia tahun 2018 dan 2023.
“Hmm. Daripada medali, saya pikir hal yang paling penting bagi saya adalah saya bisa menang hari ini,” ujar Yamaguchi setelah memastikan lolos dari perempat final dengan mengalahkan Han Yue dari China.
Pebulu tangkis Jepang itu juga sempat mengungkapkan kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya prima pasca-mengalami cedera pada All England Open tahun ini. “Saya melakukan apa yang harus saya lakukan, tetapi saya tidak terlalu suka (latihan fisik), jadi saya tidak tahu bagaimana hasilnya…,” jawabnya dengan jujur.
Kendati demikian, sisi positifnya, kecepatan dan kegesitan khas Yamaguchi sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kembali. “Ya, benar. Menyenangkan rasanya berpikir bahwa saya akhirnya mencapai kecepatan tertinggi,” kata Yamaguchi penuh optimisme. “Saya terus melakukan apa yang harus saya lakukan dengan cara saya sendiri, jadi saya senang saya tidak menyerah,” tambahnya.
Yamaguchi, yang lebih dulu menyelesaikan laga perempat final sebelum pertandingan antara Putri KW dan Pusarla Venkata Sindhu dimulai, sempat mengutarakan pandangannya tentang calon lawan. Ia menyebut kedua pemain tersebut memiliki kekuatan ofensif yang sangat baik.
“Saya tidak terlalu memikirkan peringkat atau semacamnya, saya hanya ingin terus bermain dengan baik seperti yang saya lakukan hari ini,” ucap Yamaguchi. “Kedua pemain itu (Putri KW dan Sindhu) tampaknya kuat secara ofensif, jadi saya ingin mengambil tindakan untuk melawannya dan masuk ke dalam permainan,” ujarnya, menunjukkan kesiapan mental menghadapi tantangan.
Pertandingan semifinal yang sangat dinanti antara Putri Kusuma Wardani dan Akane Yamaguchi ini dijadwalkan akan berlangsung mulai pukul 15.30 WIB pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025, sore ini.
Kejuaraan Dunia 2025 – Sesumbar Kuasai Semifinal Gagal Total, Ganda Putra Malaysia Ujungnya Gigit Jari
Kejuaraan Dunia 2025 – Indonesia Dirugikan Lagi saat Buktinya Terang Benderang, Sampai Kapan Bulu Tangkis Ketinggalan Zaman?
Ringkasan
Putri Kusuma Wardani (Putri KW) menjadi satu-satunya wakil Indonesia di semifinal Kejuaraan Dunia 2025 dan dipastikan meraih medali. Namun, ia akan menghadapi tantangan berat dari juara bertahan, Akane Yamaguchi dari Jepang. Rekor pertemuan menunjukkan dominasi Yamaguchi atas Putri KW.
Yamaguchi telah mengoleksi empat medali Kejuaraan Dunia dan sedang dalam upaya meraih gelar ketiganya secara berturut-turut. Meskipun sempat mengalami cedera, Yamaguchi merasa kecepatan dan kegesitannya mulai kembali. Pertandingan semifinal antara Putri KW dan Yamaguchi akan berlangsung pada Sabtu, 30 Agustus 2025.