mellydia.co.id – Memiliki berat badan ideal adalah dambaan banyak orang, bukan sekadar urusan penampilan, melainkan juga kunci untuk tubuh yang lebih lincah, aktif, dan sehat. Berat badan yang terjaga dengan baik memungkinkan Anda bergerak tanpa hambatan dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan optimal.
Selain menjaga asupan gizi seimbang dan menerapkan pola hidup sehat, aktivitas fisik memegang peranan krusial yang tak boleh dilewatkan. Namun, bukan sembarang gerakan, ada beberapa jenis olahraga yang terbukti efektif membantu Anda meraih dan mempertahankan berat badan ideal.
Berdasarkan informasi dari laman RS Pondok Indah, pilihan olahraga ini didasarkan pada tingkat efektivitasnya dalam melatih pernapasan, melancarkan peredaran darah, serta membakar kalori secara optimal. Oleh karena itu, pemilihan jenis olahraga untuk menurunkan berat badan memang perlu diperhatikan dengan cermat agar hasilnya maksimal.
Lalu, apa saja sebenarnya rekomendasi olahraga yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan berat badan dan mendapatkan tubuh yang lebih bugar? Mari kita simak ulasan lengkapnya.
Dari Mencegah Dehidrasi hingga Menurunkan Berat Badan, Ini 7 Manfaat Konsumsi Air Putih Setiap Hari
1. Berenang
Salah satu jenis olahraga paling efektif untuk menurunkan berat badan dan membakar kalori adalah berenang. Melansir dari laman Halodoc, aktivitas akuatik ini memaksa setiap anggota tubuh untuk bergerak maksimal melawan resistansi air, sehingga pembakaran energi terjadi secara signifikan.
Selain mendukung program penurunan berat badan, berenang juga sangat direkomendasikan bagi penderita cedera atau masalah persendian, karena meminimalkan beban pada sendi. Anda bisa membakar sekitar 409 kkal hanya dengan berenang selama 30 menit, menjadikannya pilihan yang efisien dan minim risiko.
2. Lari
Rekomendasi berikutnya untuk mencapai berat badan ideal adalah lari atau jogging. Olahraga kardio yang satu ini dikenal ampuh membuang kalori. Menurut RS Pondok Indah, jogging selama 30 menit berpotensi membakar hingga 400 kkal, sebuah angka yang cukup substansial.
Keberhasilan olahraga ini dalam menurunkan berat badan sangat bergantung pada intensitas dan kecepatan Anda. Untuk hasil yang optimal, disarankan untuk melakukan lari secara teratur, misalnya setiap dua hari sekali, agar tubuh terbiasa dan manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
3. Bersepeda
Bersepeda adalah opsi olahraga yang menyenangkan dan sangat efektif untuk menurunkan berat badan. Data dari CDC menyebutkan bahwa dengan kecepatan kurang dari 10 mph dan durasi sekitar 30 menit, Anda dapat membakar lebih dari 295 kalori.
Rutin bersepeda, terutama dengan intensitas tinggi, akan melatih detak jantung untuk bekerja lebih efisien, meningkatkan kapasitas kardiovaskular Anda. Bagi individu dengan berat badan berlebih atau kategori obesitas, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memulai program bersepeda intensif.
4. Jalan Kaki
Meskipun sering dianggap sebagai olahraga intensitas rendah, jalan kaki adalah aktivitas yang sangat direkomendasikan untuk menjaga stabilitas berat badan. Jangan remehkan manfaatnya; jalan kaki terbukti dapat membakar sekitar 230 kkal, menjadikannya pilihan yang baik untuk menjaga kebugaran.
Keunggulan jalan kaki terletak pada kemudahannya; Anda bisa melakukannya di mana saja dan kapan saja sesuai waktu luang. Namun, demi kenyamanan dan pencegahan cedera, pastikan untuk selalu menggunakan kaos kaki, sepatu yang nyaman, serta pakaian yang mudah menyerap keringat.
Studi Ungkap Makan Cokelat Hitam Bisa Turunkan Hipertensi, Begini Penjelasannya
5. Pilates
Bagi Anda pecinta olahraga peregangan, pilates bisa menjadi alternatif menarik yang sangat cocok. Melansir dari Klinik Cleveland, pilates merupakan kombinasi unik dari gerakan dinamis dan peregangan statis yang melibatkan fokus mendalam pada tubuh.
Meski terlihat lembut, pilates menuntut fleksibilitas, keseimbangan, kontrol gerakan, dan kekuatan inti tubuh yang tinggi. Dengan rutin melakukan pilates, Anda tidak hanya akan mendapatkan tubuh yang lebih lentur dan kuat, tetapi juga secara efektif membantu menjaga berat badan ideal.
6. Senam
Senam aerobik adalah jenis olahraga lain yang terbukti ampuh untuk menurunkan berat badan. Gerakan-gerakan dinamis dalam senam ini dirancang khusus untuk meningkatkan kinerja jantung dan paru-paru secara menyeluruh, memberikan manfaat kardiovaskular yang signifikan.
Dalam sebuah jurnal Obesity, senam aerobik disebut sebagai salah satu olahraga yang terbukti efektif membantu penderita obesitas mencapai penurunan berat badan. Untuk mendapatkan hasil ideal, penderita obesitas disarankan melakukan senam aerobik selama 5 hari setiap minggu selama 10 bulan, yang dapat membakar kurang dari 600 kkal per sesi.
7. Padel
Olahraga padel, yang kini tengah menjadi tren di kalangan generasi muda, juga menawarkan manfaat besar dalam menurunkan berat badan. Padel menuntut gerakan yang sangat aktif, gesit, dan cepat dari para pemainnya, sehingga hampir seluruh anggota tubuh mulai dari kepala hingga kaki akan terus bergerak dinamis.
Melansir dari RS Mitra Bangsa, padel yang dilakukan secara rutin dapat mempercepat metabolisme tubuh dan efektif membakar lemak berlebih. Ini menjadikan padel pilihan yang seru dan efektif untuk membakar kalori sambil bersosialisasi.
Bagaimana? Tertarik untuk mulai aktif bergerak dan berolahraga demi mendapatkan berat badan ideal serta tubuh yang lebih sehat dan bugar? Mulailah hari ini dan rasakan perbedaannya!
Anti Ribet! 3 Olahraga Ringan Ini Bikin Kamu Tetap Fit dan Sehat Meski Sibuk Kerja
Ringkasan
Untuk mencapai berat badan ideal, selain menjaga asupan gizi, aktivitas fisik seperti olahraga sangat penting. Beberapa jenis olahraga terbukti efektif membantu menurunkan berat badan karena melatih pernapasan, melancarkan peredaran darah, dan membakar kalori. Contohnya adalah berenang, lari, bersepeda, jalan kaki, pilates, senam aerobik, dan padel.
Olahraga-olahraga ini membakar kalori dengan cara yang berbeda-beda; berenang melatih seluruh tubuh melawan resistansi air, lari membakar kalori tergantung pada intensitas, dan bersepeda meningkatkan kapasitas kardiovaskular. Pilates fokus pada fleksibilitas dan kekuatan inti, senam aerobik meningkatkan kinerja jantung dan paru-paru, sementara padel melibatkan gerakan aktif yang mempercepat metabolisme.