mellydia.co.id Legenda Barcelona yang kini membela Inter Miami, Sergio Busquets, mendesak mantan klubnya untuk mempertahankan talenta muda mereka, Fermin Lopez. Busquets secara khusus menyarankan agar Barcelona tidak menjual Fermin Lopez pada jendela transfer musim panas ini.
Fermin Lopez, gelandang muda berbakat jebolan Akademi La Masia, saat ini masih memiliki kontrak jangka panjang dengan Barcelona yang berlaku hingga musim panas 2029. Namun, menjelang penutupan bursa transfer musim panas 2025, masa depannya di Camp Nou justru menjadi bahan spekulasi hangat.
Spekulasi ini muncul karena ketertarikan dari dua klub Liga Inggris, Chelsea dan Newcastle United, yang dikabarkan sangat berminat untuk memboyong pemain berusia 21 tahun tersebut. Kedua klub tersebut melihat potensi besar dalam diri Lopez dan siap untuk bersaing mendapatkan tanda tangannya.
Menanggapi rumor transfer yang beredar, Sergio Busquets, yang menghabiskan 15 tahun karirnya di tim utama Barcelona, memberikan peringatan kepada klub. Ia menganggap Fermin Lopez sebagai pemain dengan kualitas istimewa dan berharap manajemen klub mempertimbangkan matang-matang sebelum mengambil keputusan.
“Pemain yang berasal dari La Masia memiliki ikatan emosional yang berbeda. Mereka mengerti betul arti mengenakan seragam Barcelona, berjuang dari akademi hingga mencapai tim utama,” ujar Busquets, seperti dikutip dari Football Espana. Ia menambahkan, “Pada akhirnya, keputusan berada di tangan pemain itu sendiri. Mereka harus memprioritaskan kepentingan terbaik bagi diri mereka.”
Busquets melanjutkan, “Namun, jika dia memutuskan untuk bertahan, itu akan menjadi kabar baik bagi Barcelona. Saya pribadi tidak yakin apakah menjual Fermin adalah langkah yang tepat. Jika dia memang ingin pergi, yang bisa saya lakukan hanyalah mendukungnya dan mendoakan yang terbaik untuk karirnya.”
Dalam perburuan tanda tangan Fermin Lopez, Chelsea dilaporkan menjadi klub pertama yang bergerak dengan menawarkan kenaikan gaji signifikan, dua kali lipat dari yang diterimanya saat ini di Barcelona. Selain itu, The Blues juga menjanjikan menit bermain reguler, sesuatu yang mungkin sulit didapatkan di Barcelona.
Untuk meyakinkan Barcelona, Chelsea dikabarkan telah mengajukan proposal senilai 50 juta euro. Namun, Barcelona tampaknya tidak ingin melepas Fermin Lopez begitu saja, mengingat pelatih Hansi Flick masih melihatnya sebagai pemain penting yang dapat diandalkan sebagai pemain pengganti (supersub).
Kendati demikian, situasi keuangan klub yang belum stabil memaksa Barcelona untuk mempertimbangkan setiap tawaran yang masuk. Mundo Deportivo melaporkan bahwa Barcelona telah menetapkan harga jual untuk Lopez di angka 70 juta euro. Ini berarti, Chelsea harus meningkatkan tawaran mereka sebesar 20 juta euro untuk memenuhi permintaan Barcelona.
Sementara itu, Newcastle United dikabarkan siap memberikan penawaran yang lebih menggiurkan. The Magpies dilaporkan siap mengeluarkan dana sebesar 100 juta euro untuk memboyong gelandang muda tersebut. Selain itu, Newcastle juga menawarkan kenaikan gaji empat kali lipat dari yang diterima Lopez di Barcelona.
Tawaran dari Newcastle jelas lebih menarik secara finansial daripada tawaran Chelsea. Namun, Chelsea dikenal sebagai salah satu klub tersukses di Inggris dalam dua dekade terakhir. Reputasi dan sejarah kesuksesan ini bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi Fermin Lopez dalam mempertimbangkan masa depannya.
Ringkasan
Legenda Barcelona, Sergio Busquets, mendesak Barcelona untuk mempertahankan Fermin Lopez di tengah ketertarikan dari Chelsea dan Newcastle United. Busquets menilai Lopez memiliki kualitas istimewa dan merupakan pemain yang memahami betul arti mengenakan seragam Barcelona karena berasal dari La Masia.
Chelsea dan Newcastle dikabarkan tertarik memboyong Lopez dengan menawarkan gaji yang lebih tinggi dan menit bermain reguler. Chelsea dilaporkan mengajukan proposal 50 juta euro, sementara Newcastle siap menawarkan 100 juta euro. Barcelona menetapkan harga jual Lopez di angka 70 juta euro dan mempertimbangkan tawaran yang masuk karena situasi keuangan klub.