Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final Kejuaraan Dunia 2025
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus kembali gigit jari. Harapannya untuk meraih medali di Kejuaraan Dunia BWF 2025 pupus setelah dikalahkan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand di babak perempat final. Pertandingan sengit yang berlangsung di Adidas Arena, Paris, Jumat (29/8/2025), berakhir dengan kekalahan Jonatan lewat rubber game. Ini menjadi kekalahan kedua beruntun bagi tunggal putra Indonesia di pekan ini.
Vitidsarn, yang konsisten mencapai final Kejuaraan Dunia dan Olimpiade sejak 2022 hingga 2024, menunjukkan kelasnya dengan mengalahkan Jonatan dengan skor 21-14, 18-21, 21-8. Pertandingan diawali dengan permainan yang ketat. Jonatan, dengan sabar menempatkan bola-bola di posisi yang sulit dijangkau Vitidsarn, berusaha memancing kesalahan sang juara bertahan. Skor pun berjalan ketat, imbang di angka 1-1, 3-3, 4-4, dan seterusnya hingga 9-9. Kedua pemain saling menguji ketahanan, menghindari kesalahan fatal dan pergerakan mendadak.
Namun, menjelang interval gim pertama, Vitidsarn mulai unggul. Lob-lob ke sisi backhand Jonatan terbukti efektif, membuat pemain Indonesia kesulitan menjaga ritme permainan. Vitidsarn unggul 11-9 dan semakin memperlebar jarak hingga 19-13. Serangan-serangan Jonatan masih dapat diantisipasi dengan baik oleh pertahanan Vitidsarn yang solid. Gim pertama pun berakhir dengan skor 21-14 untuk kemenangan Vitidsarn.
Di sela-sela gim, pelatih Jonatan, Vicky Angga Saputra, memberikan arahan agar Jonatan bermain lebih agresif dan percaya diri. “Kapan mau nyerang, nyerang aja, kayak Vitidsarn tadi,” kata Vicky, mantan rekan sparring dan pelatih di tim bulu tangkis nasional Singapura. Instruksi tersebut membuahkan hasil. Pada gim kedua, Jonatan tampil lebih dominan, unggul jauh sejak awal hingga 8-2. Agresivitasnya membuat Vitidsarn kesulitan membalas. Jonatan unggul 11-5 di interval dan akhirnya mengamankan gim kedua dengan skor 21-18, memaksa rubber game.
Sayangnya, dominasi Jonatan tak berlanjut di gim penentuan. Vitidsarn langsung tancap gas, unggul 7-0 sejak awal. Jonatan tampak kesulitan membendung serangan-serangan cepat Vitidsarn. Bahkan, sebuah challenge yang diajukan Vitidsarn untuk lob yang keluar, meski tidak mengubah skor, tetap memberikan tekanan psikologis yang signifikan bagi Jonatan. Situasi semakin rumit ketika instant review mengalami error, menyatakan netting tipis Jonatan keluar padahal kok tersebut terlihat jelas jatuh di dalam garis. Kejadian ini mengubah skor menjadi 13-5 untuk Vitidsarn, padahal seharusnya 12-6 untuk Jonatan. Vitidsarn pun memanfaatkan momentum tersebut untuk meraih kemenangan dengan skor akhir 21-8.
Kekalahan ini tentu mengecewakan bagi Jonatan dan penggemar bulu tangkis Indonesia. Namun, perjalanan Vitidsarn menuju semifinal Kejuaraan Dunia 2025 menunjukkan konsistensi dan kekuatannya sebagai salah satu pemain bulu tangkis papan atas dunia.
Ringkasan
Jonatan Christie, tunggal putra Indonesia, gagal melaju ke semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2025 setelah dikalahkan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand dengan skor 21-14, 18-21, 21-8. Pertandingan berlangsung ketat, dengan Jonatan sempat menyamakan kedudukan di gim pertama dan memenangkan gim kedua setelah arahan dari pelatihnya. Namun, Vitidsarn menunjukkan kelasnya dengan permainan agresif dan konsisten.
Di gim ketiga, sebuah instant review yang mengalami error merugikan Jonatan, mengubah skor menjadi 13-5 untuk Vitidsarn, padahal seharusnya 12-6 untuk Jonatan. Kesalahan teknis ini berdampak signifikan pada psikologis Jonatan dan akhirnya Vitidsarn memenangkan pertandingan. Kekalahan ini menandai berakhirnya perjuangan Jonatan di kejuaraan tersebut.