Tuchel Panggil Rashford, Coret Trent! Skuad Inggris Piala Dunia 2026

Posted on

mellydia.co.id – Manajer timnas Inggris, Thomas Tuchel, secara resmi telah mengumumkan daftar 24 pemain yang akan membela The Three Lions dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2026. Skuad ini akan menghadapi dua lawan tangguh, Andorra dan Serbia. Pengumuman ini segera menjadi perbincangan hangat, mengingat ada sejumlah bintang besar yang kembali dipanggil, namun tak sedikit pula nama-nama tenar yang harus menelan pil pahit karena tak masuk dalam pilihan.

Thomas Tuchel, yang mengemban tugas sebagai pelatih Inggris sejak awal tahun ini, berupaya keras mempertahankan momentum positif timnya di Grup K. Hingga kini, The Three Lions telah mengumpulkan sembilan poin penuh dari tiga pertandingan awal, menaklukkan Albania, Latvia, dan Andorra. Meskipun demikian, penampilan mereka sempat menuai kritik, terutama setelah kemenangan tipis 1-0 atas Andorra pada Juni, yang hanya berselang tiga hari kemudian diikuti kekalahan telak 1-3 dari Senegal dalam laga uji coba di City Ground.

Debut Marcus Rashford di Barcelona Antiklimaks, Hansi Flick Ungkap Alasan Pergantian di Awal Babak Kedua

Setelah jeda panjang, Tuchel kini kembali mengumpulkan para punggawa Inggris. Mereka dijadwalkan menjamu Andorra di Villa Park, markas kebanggaan Aston Villa, pada 6 September. Tiga hari berselang, perjalanan berat menanti saat mereka terbang ke Serbia untuk menantang tim tuan rumah di Stadion Dubocica. Dua pertandingan ini bukan sekadar laga biasa; ini adalah panggung pembuktian bagi Tuchel untuk menegaskan posisinya sebagai juru taktik kelas dunia di kancah sepak bola internasional.

Merujuk laporan dari Sport Mole, Tuchel tak segan menyertakan beberapa wajah baru yang menjanjikan dalam skuad Inggris kali ini. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Elliot Anderson, gelandang muda berbakat dari Nottingham Forest, yang akhirnya mendapat panggilan perdananya ke tim senior. Performa impresifnya bersama tim U-21 Inggris yang sukses menjuarai Eropa musim panas lalu menjadi bukti kualitasnya. Meskipun telah dipantau sejak Juni, kala itu ia diberi prioritas untuk memperkaya pengalamannya di level turnamen usia muda.

Tak hanya Anderson, kejutan lain juga terjadi di lini pertahanan. Djed Spence, bek kiri Tottenham Hotspur yang menunjukkan konsistensi luar biasa di bawah arahan Thomas Frank, akhirnya merasakan panggilan perdananya ke timnas senior Inggris. Kabar gembira juga datang dari John Stones, bek andalan Manchester City, yang kembali memperkuat The Three Lions setelah pulih sepenuhnya dari cedera yang sempat membuatnya absen.

Komposisi lini tengah Inggris juga diperkaya dengan kehadiran nama-nama menarik seperti Jordan Henderson dari Brentford dan Adam Wharton dari Crystal Palace. Pemilihan ini menunjukkan niat Tuchel untuk menciptakan keseimbangan ideal antara pengalaman matang dan semangat talenta muda dalam timnya.

Di lini serang, nama Marcus Rashford langsung menjadi pusat perhatian. Meskipun sedang menjalani masa peminjaman di Barcelona dari Manchester United dan belum menunjukkan performa paling konsisten di awal musim, Rashford tetap dipercaya masuk skuad Inggris. Keputusan ini, menurut laporan Sport Mole, diambil Tuchel sebagai respons atas cedera hamstring yang menimpa Bukayo Saka dari Arsenal. Kehilangan Saka memaksa Tuchel mencari opsi alternatif di lini depan, dan Rashford diharapkan mampu memberikan dampak signifikan. Bersama Rashford, nama-nama seperti Noni Madueke, Eberechi Eze, serta Myles Lewis-Skelly juga turut dipanggil. Khusus untuk Lewis-Skelly, pemanggilannya cukup menarik mengingat posisinya di Arsenal kini mulai tergeser oleh Riccardo Calafiori yang lebih sering menjadi pilihan utama Mikel Arteta.

Namun, di balik kegembiraan para pemain yang dipanggil, terselip pula “kenyataan pahit” bagi beberapa bintang Inggris. Salah satu kejutan terbesar adalah dicoretnya Trent Alexander-Arnold. Bek kanan yang kini membela Real Madrid dan dikenal dengan visi bermain serta umpan silangnya itu, dikabarkan masih kesulitan menemukan performa terbaiknya sejak hijrah ke Spanyol. Selain Alexander-Arnold, nama-nama senior seperti Harry Maguire, Trevoh Chalobah, dan Kyle Walker juga tidak masuk dalam daftar pilihan Tuchel kali ini.

Balik ke Anfield Bersama Real Madrid Usai Undian Liga Champions, Trent Alexander-Arnold Siap Disambut Dingin oleh Fans Liverpool

Dari sektor penyerangan, absennya Phil Foden dan Jack Grealish turut memicu perdebatan. Foden absen karena masih dalam pemulihan cedera. Sementara itu, Grealish, meskipun menunjukkan penampilan cukup menjanjikan dengan sumbangan dua assist pada laga debutnya bersama Everton, tidak masuk dalam radar Tuchel. Keputusan ini disebut-sebut diambil lantaran Tuchel memprioritaskan keseimbangan skuad Inggris serta kondisi kebugaran prima setiap pemain.

Di bawah mistar gawang, Tuchel tetap setia mempercayakan posisi krusial ini kepada trio Dean Henderson (Crystal Palace), Jordan Pickford (Everton), dan James Trafford (Manchester City). Menariknya, Trafford tetap mendapat panggilan meskipun sempat melakukan blunder fatal yang berujung pada kekalahan 0-2 Manchester City dari Tottenham. Hal ini menegaskan bahwa Tuchel masih menaruh kepercayaan besar pada potensi kiper muda tersebut.

Skuad lengkap Inggris kali ini:

Kiper: Dean Henderson (Crystal Palace), Jordan Pickford (Everton), James Trafford (Manchester City)

Bek: Dan Burn (Newcastle United), Marc Guehi (Crystal Palace), Reece James (Chelsea), Ezri Konsa (Aston Villa), Myles Lewis-Skelly (Arsenal), Tino Livramento (Newcastle United), Djed Spence (Tottenham Hotspur), John Stones (Manchester City)

Gelandang: Elliot Anderson (Nottingham Forest), Morgan Gibbs-White (Nottingham Forest), Jordan Henderson (Brentford), Declan Rice (Arsenal), Morgan Rogers (Aston Villa), Adam Wharton (Crystal Palace)

Penyerang: Jarrod Bowen (West Ham United), Eberechi Eze (Arsenal), Anthony Gordon (Newcastle United), Harry Kane (Bayern Munchen), Noni Madueke (Arsenal), Marcus Rashford (Barcelona, pinjaman dari Manchester United), Ollie Watkins (Aston Villa)

Kapten Manchester United Bruno Fernandes Diburu Al-Ittihad, N’Golo Kante Siap Kembali ke Ligue 1?

Dari susunan skuad Inggris yang diumumkan, terlihat jelas bahwa Tuchel sedang menjalankan strategi regenerasi yang cerdas, tanpa mengabaikan kerangka utama tim. Ia menunjukkan ketegasannya dengan tidak ragu mencoret pemain bintang jika dirasa tidak sesuai dengan kebutuhan taktik atau performa terkini. Ini menggarisbawahi filosofi Tuchel yang mengedepankan kualitas dan kontribusi di lapangan, menempatkan performa di atas reputasi semata.

Oleh karena itu, dua pertandingan menghadapi Andorra dan Serbia menjadi sangat krusial bagi Inggris. Kemenangan beruntun di dua laga ini tidak hanya akan memperkokoh posisi The Three Lions di puncak klasemen Grup K, tetapi juga menjadi penegas kapasitas Tuchel dalam membawa timnya bangkit setelah kekalahan mengejutkan dari Senegal.

Tuchel sendiri menyatakan ingin menjadikan dua laga pada bulan September ini sebagai momentum penting untuk menempa mental juara tim. Ia menegaskan bahwa tujuan utama Inggris adalah lolos ke Piala Dunia 2026 dengan catatan sempurna, sekaligus membangun fondasi kokoh yang siap menghadapi tantangan di turnamen akbar tersebut.

Dengan kombinasi wajah-wajah baru yang menjanjikan dan keputusan berani mencoret pemain bintang, publik tentu menantikan bagaimana racikan Thomas Tuchel akan terwujud di lapangan. Mampukah Marcus Rashford kembali menemukan sentuhan emasnya? Akankah Elliot Anderson dan Djed Spence mampu memanfaatkan kesempatan debut emas ini? Semua pertanyaan menarik ini akan segera terjawab dalam dua laga krusial Inggris bulan depan.

Ringkasan

Thomas Tuchel telah mengumumkan skuad Inggris berisi 24 pemain untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Andorra dan Serbia. Beberapa pemain baru seperti Elliot Anderson dan Djed Spence mendapat panggilan pertama, sementara John Stones kembali setelah pulih dari cedera. Marcus Rashford tetap dipanggil meskipun performanya belum maksimal, menggantikan Bukayo Saka yang cedera.

Beberapa nama besar justru dicoret, termasuk Trent Alexander-Arnold, Harry Maguire, dan Phil Foden (karena cedera). Tuchel menekankan pentingnya dua pertandingan ini untuk memperkokoh posisi Inggris di Grup K dan membangun mental juara menuju Piala Dunia 2026. Ia mengedepankan performa dan kontribusi di lapangan daripada reputasi semata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *