mellydia.co.id – Panggung Kejuaraan Dunia 2025 menjadi saksi bisu nasib yang kontras bagi dua wakil terbaik bulu tangkis Indonesia. Pada hari Kamis (28/8/2025), perhatian tertuju pada perjuangan sengit Alwi Farhan di sektor tunggal putra dan penampilan gemilang pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi, dengan hasil akhir yang sangat berbeda.
Alwi Farhan, talenta muda kebanggaan Indonesia, harus menghadapi tantangan mahaberat di babak 16 besar. Lawan yang dihadapinya bukanlah sembarang pemain, melainkan unggulan ketiga turnamen sekaligus bintang Thailand, Kunlavut Vitidsarn. Pertarungan ini diprediksi akan menguras energi, dan prediksi itu terbukti.
Sejak gim pertama dimulai, Alwi menunjukkan perlawanan yang sangat ketat. Namun, dominasi Vitidsarn sulit dipatahkan, sehingga Alwi harus merelakan gim pembuka. Tidak menyerah, di gim kedua Alwi bangkit dengan performa yang mengancam, memaksa Vitidsarn bermain dalam tekanan. Alwi bahkan sempat menunjukkan keunggulan tipis setelah jeda interval, terus bersaing sengit hingga skor mencapai 18-18.
Perebutan poin di gim kedua berjalan sangat mendebarkan. Setelah reli panjang dan adu taktik, Alwi berhasil meraih game point pertamanya pada kedudukan 20-18. Momentum ini berhasil dimanfaatkan dengan baik, dan Alwi sukses merebut gim kedua, membuat skor pertandingan imbang 1-1.
Hasil Kejuaraan Dunia 2025 – Jafar/Felisha Akui Ketangguhan Lawan, Jonatan Christie Melenggang ke Perempat Final
Memasuki gim penentuan, drama semakin memuncak. Alwi sempat tertinggal di awal, namun kegigihannya membawanya menyamakan kedudukan. Sayangnya, Vitidsarn kembali menemukan ritme permainannya dan memimpin 11-7 di jeda interval. Meskipun demikian, semangat Alwi tak pernah padam, ia terus melancarkan serangan dan mencoba mengejar ketertinggalan.
Pertarungan semakin sengit ketika skor mencapai 17-17, yang diwarnai insiden cedera tangan yang dialami wakil Thailand itu. Meskipun sempat terhenti, Vitidsarn tetap tampil berbahaya, berhasil unggul tipis 19-18. Namun, Alwi menunjukkan mental baja dengan segera menyusul, mengubah skor menjadi 19-19.
Pertandingan memasuki fase krusial dengan perebutan poin yang sangat ketat. Alwi yang kembali tertinggal berhasil menyeimbangkan skor menjadi 20-20, menandakan bahwa ia tidak akan menyerah begitu saja. Sayangnya, Vitidsarn kembali meraih match point pada skor 21-20 dan akhirnya mengakhiri duel mendebarkan ini dengan kemenangan. Alwi Farhan harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor akhir 18-21, 21-18, 20-22, mengakhiri perjalanannya di turnamen ini.
Berbeda dengan nasib Alwi yang penuh perjuangan, pasangan ganda putri Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi berhasil menorehkan hasil gemilang. Bertanding di lapangan ketiga, mereka menunjukkan dominasi atas wakil Korea Selatan, Baek Ha-na/Lee So-hee. Dengan permainan solid dan strategi jitu, Febriana/Amallia sukses mengunci kemenangan dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-16, 21-15.
Kemenangan impresif ini secara otomatis mengamankan satu tiket bagi Febriana/Amallia untuk melaju ke babak 8 besar Kejuaraan Dunia 2025. Sementara dua wakil Indonesia telah menjalani partai mereka, masih ada sejumlah pebulu tangkis lainnya yang akan berjuang di babak 16 besar pada partai-partai berikutnya, membawa harapan besar bagi Merah Putih di ajang bergengsi ini.