Petrosea Dapat Suntikan Dana Rp 2,5T dari Bank Mandiri: Proyek Baru?

Posted on

PT Petrosea Tbk (PTRO) telah mengamankan fasilitas pinjaman berjangka yang signifikan dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), sebuah langkah strategis yang diumumkan pada 28 Agustus 2025. Perjanjian fasilitas ini bernilai maksimum Rp 2,5 triliun dan memiliki jangka waktu delapan tahun, menunjukkan komitmen kuat kedua belah pihak dalam mendukung pertumbuhan usaha.

Dana sebesar Rp 2,5 triliun tersebut direncanakan akan dialokasikan untuk mendukung belanja modal dan penguatan modal kerja perusahaan. Anto Broto, Sekretaris Perusahaan PT Petrosea Tbk, menjelaskan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (29/8/2025) bahwa pemanfaatan fasilitas ini bertujuan khusus untuk pengembangan usaha di lini bisnis engineering, procurement, and construction (EPC) Petrosea.

Lebih lanjut, fasilitas pinjaman dari Bank Mandiri ini diharapkan akan menjadi katalisator bagi PTRO untuk meningkatkan kinerja operasional dan keuangan perusahaan secara menyeluruh. Dengan suntikan modal ini, Petrosea optimis dapat memperkuat fondasi bisnisnya, menciptakan dampak positif yang signifikan terhadap kelangsungan usaha di masa mendatang.

Anto Broto juga menegaskan bahwa pelaksanaan transaksi penting ini akan memperkuat kinerja perusahaan tanpa menimbulkan dampak material yang negatif. Baik dari aspek operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha PT Petrosea Tbk, semuanya dipastikan akan tetap stabil dan terjaga, menunjukkan perencanaan yang matang dalam memanfaatkan fasilitas pendanaan ini.

Ringkasan

PT Petrosea Tbk (PTRO) menerima fasilitas pinjaman berjangka senilai Rp 2,5 triliun dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dengan jangka waktu delapan tahun. Dana ini akan digunakan untuk belanja modal dan modal kerja, khususnya untuk pengembangan usaha di lini bisnis engineering, procurement, and construction (EPC).

Fasilitas pinjaman dari Bank Mandiri diharapkan dapat meningkatkan kinerja operasional dan keuangan PTRO secara keseluruhan. Sekretaris Perusahaan PT Petrosea Tbk, Anto Broto, meyakinkan bahwa transaksi ini akan memperkuat kinerja perusahaan tanpa dampak material negatif terhadap operasional, hukum, keuangan, atau kelangsungan usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *