mellydia.co.id Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menjadi sorotan media Malaysia usai mengalami nasib buruk di Liga Korea Selatan (K-League) 2025.
Kiprah Shin Tae-yong di kancah kepelatihan kembali menjadi pusat perhatian, terutama bagi publik Negeri Jiran. Perjalanan sulit yang dihadapinya bersama klub raksasa Korea Selatan, Ulsan HD, dalam gelaran K-League 2025, memicu intrik dan perbincangan luas di kalangan media Malaysia.
Shin Tae-yong sebenarnya mengawali debut kembalinya ke K-League dengan catatan yang cukup menjanjikan. Ia berhasil membawa Ulsan HD meraih kemenangan tipis 1-0 atas Jeju. Namun, manisnya awal itu tak berlangsung lama. Dalam dua pertandingan berikutnya, Ulsan HD di bawah asuhan Shin Tae-yong dipaksa menelan pil pahit kekalahan beruntun. Rentetan hasil negatif ini terjadi saat mereka melakoni laga tandang ke markas Suwon FC, di mana mereka kalah telak 4-2, dan kemudian saat bertandang ke markas FC Seoul dengan skor akhir 3-2.
Sorotan tajam terhadap sosok Shin Tae-yong pun tak terhindarkan, bukan hanya dari publik Korea sendiri, melainkan juga dari berbagai penjuru Asia Tenggara. Perhatian khusus datang dari Malaysia, mengingat adanya keterkaitan historis dengan Ulsan HD. Klub tersebut sebelumnya pernah dilatih oleh Kim Pan-gon, mantan pelatih Timnas Malaysia yang kala itu dicopot dari jabatannya di Ulsan HD karena serangkaian kekalahan di awal musim. Publik Malaysia, yang melihat dua kekalahan beruntun Shin Tae-yong, lantas mulai memperbincangkan kesamaan nasib. Meskipun Shin Tae-yong dikenal memiliki segudang pengalaman melatih, ia kini diklaim sedang dilanda nasib buruk.
Naturalisasi Palsu hingga Utang Sponsor Federasi Bikin Timnas Malaysia Hancur
Media olahraga Malaysia, Makan Bola, secara spesifik menyoroti kondisi ini. “Shin Tae-yong dan Ulsan HD terus menderita,” tulis Makan Bola pada Rabu (27/8/2025). Mereka menambahkan, “Sebagai pelatih baru Ulsan HD, Shin Tae-yong terus mengalami nasib buruk di awal ia menjabat.” Artikel tersebut juga mengingatkan bahwa “pelatih berpengalaman itu kembali ke negara asalnya untuk menggantikan pelatih sebelumnya, Kim Pan-gon.” Media tersebut menggarisbawahi, “Meskipun memulai dengan langkah tepat, keberuntungan Shin Tae-yong hancur ketika mereka kalah dalam dua pertandingan berikutnya.”
Tekanan terhadap Shin Tae-yong diprediksi akan semakin memuncak. Media Malaysia turut mengingatkan bahwa Ulsan HD masih harus menghadapi tugas berat dalam laga selanjutnya. Mereka dijadwalkan akan melawan pimpinan klasemen sementara K-League, Jeonbuk Hyundai Motors, di akhir pekan ini. Kekalahan dalam pertandingan krusial ini tentu akan menjadi masalah besar bagi Shin Tae-yong dan posisi timnya. Namun, bermain di kandang sendiri diharapkan dapat memberikan motivasi berlebih serta keuntungan moral bagi Ulsan HD untuk bangkit dari keterpurukan.