Aldeguer: Satu Garasi dengan Marquez? Neraka! Bagnaia Gimana?

Posted on

mellydia.co.id – Pembalap muda berbakat dari Gresini Racing, Fermin Aldeguer, membagikan pandangannya yang menarik mengenai kemungkinan menjadi rekan setim Marc Marquez di masa depan.

Fermin Aldeguer memang tengah menjadi sorotan sebagai salah satu rookie dengan performa paling menjanjikan di musim ini. Bersama tim Gresini Racing, pencapaian puncaknya sejauh ini adalah finis di posisi kedua pada sesi MotoGP Austria. Meskipun sempat mengalami hasil kurang memuaskan pada seri MotoGP Hungaria di pekan berikutnya, Aldeguer konsisten menunjukkan potensi besar yang dimilikinya sebagai pembalap pendatang baru.

Dengan bakat dan progresnya yang kian menonjol, tak mengherankan jika namanya mulai dikaitkan dengan peluang promosi ke tim utama Ducati di masa mendatang. Dalam sebuah kesempatan, Aldeguer pun secara langsung dimintai tanggapannya terkait kemungkinan berduet dengan sang legenda, Marc Marquez.

Merespons pertanyaan tersebut, Fermin Aldeguer tidak menampik bahwa gagasan menjadi rekan setim Marc Marquez adalah sesuatu yang “keren” dan “menyenangkan.” Namun, ia juga secara gamblang menyatakan bahwa di sisi lain, pengalaman tersebut akan terasa “seperti di neraka.”

 

Dani Pedrosa Akui Terkesan dengan Marc Marquez Soal Ini

 

Ia mengutip,

“Akan sangat menyenangkan dan keren, tapi saya juga berpikir pasti sulit berbagi garasi dengannya, apalagi di Ducati, tapi saya akan lebih khawatir lagi jika memang perlu.”

Ini menunjukkan betapa besarnya tantangan yang mungkin dihadapi seorang pembalap muda jika harus berbagi garasi dengan ikon sekelas Marc Marquez, terlebih di tim pabrikan Ducati yang sangat kompetitif.

Tidak hanya berbicara mengenai potensinya sendiri, Aldeguer juga menyoroti kondisi pembalap juara bertahan, Francesco Bagnaia. Menurutnya, performa dominan Marc Marquez di musim ini memang disinyalir memberikan tekanan mental pada Bagnaia. Namun, Aldeguer berpendapat bahwa Pecco, sapaan akrab Bagnaia, sebenarnya memiliki masalah lain yang lebih kompleks, meskipun ia sendiri tidak mengetahui secara pasti apa akar permasalahannya.

Ia memperjelas pandangannya dengan mengatakan,

“Saya rasa Pecco punya masalah lain selain Marc. Apa? Entahlah. Ada hal lain. Jelas, Marc sama sekali tidak membantu, tapi itu bukan dari Ducati atau tim.”

Komentar ini mengindikasikan bahwa permasalahan Bagnaia mungkin lebih bersifat internal atau pribadi, melampaui sekadar persaingan di lintasan dengan Marc Marquez.

Oleh karena itu, Aldeguer menyarankan agar Pecco mempertimbangkan untuk melakukan perubahan signifikan dalam pendekatannya atau mengevaluasi beberapa aspek guna menemukan solusi yang tepat. Di tengah spekulasi dan analisis ini, tim Ducati tetap menunjukkan optimisme tinggi, percaya bahwa mereka memiliki kapasitas untuk membantu Francesco Bagnaia kembali ke performa puncaknya yang telah mengantarkannya meraih gelar juara dunia.

Ringkasan

Fermin Aldeguer, pembalap muda Gresini Racing, memberikan pandangannya tentang kemungkinan menjadi rekan setim Marc Marquez. Ia menyatakan bahwa meskipun akan “keren” dan “menyenangkan”, berbagi garasi dengan Marquez, terutama di Ducati, akan terasa “seperti di neraka” karena tingkat kompetisi dan tekanan yang tinggi. Aldeguer saat ini tengah menjadi sorotan setelah menunjukkan performa menjanjikan, termasuk finis kedua di MotoGP Austria.

Selain membahas potensinya sendiri, Aldeguer juga menyoroti performa Francesco Bagnaia. Ia berpendapat bahwa meskipun tekanan dari Marc Marquez mungkin berpengaruh, Bagnaia memiliki masalah lain yang lebih kompleks. Aldeguer menyarankan agar Bagnaia melakukan perubahan pendekatan atau evaluasi untuk menemukan solusi, sementara tim Ducati tetap optimis untuk membantunya kembali ke performa terbaiknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *