Curhatan Ruben Amorim Bocor! Tanggapi Rumor Kepergian dari Manchester United Akibat Hasil Buruk Awal Musim

Posted on

mellydia.co.id – Ketidakpastian menyelimuti masa depan Ruben Amorim di Manchester United. Setelah serangkaian hasil mengecewakan, pelatih asal Portugal ini kini dikabarkan memiliki potensi ‘jalan keluar’ melalui tawaran dari mantan klubnya, Benfica. Spekulasi ini muncul menyusul pengakuannya yang jujur bahwa ia sendiri tidak yakin apakah akan tetap menjabat sebagai manajer Setan Merah pasca-jeda internasional September mendatang.

Amorim terperangkap dalam tekanan yang meningkat sejak awal musim, menyusul serangkaian penampilan buruk Manchester United. Puncak krisis terjadi saat kekalahan memalukan dari tim League Two, Grimsby Town, di ajang Piala Liga Inggris. United harus menyerah lewat adu penalti setelah sempat tertinggal dua gol, sebuah momen krusial yang diwarnai kegagalan Bryan Mbeumo dalam menuntaskan eksekusi penting, mengakhiri perjalanan mereka di babak kedua turnamen tersebut.

Kekalahan tersebut semakin memperpanjang daftar tanpa kemenangan United di awal musim ini, menyusul hasil negatif sebelumnya seperti kekalahan dari Arsenal dan hasil imbang kontra Fulham di Premier League. Serangkaian performa buruk ini secara signifikan menggoyahkan posisi Amorim di ‘kursi panas’ Old Trafford.

Meski demikian, dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Burnley yang dikutip oleh Sports Mole, Amorim tampak lebih tenang. Namun, ketenangan itu tidak disertai dengan jaminan pasti mengenai masa depannya. “Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tapi itu ide saya. Saya tidak bisa berjanji apa pun tentang masa depan. Namun, saya masih manajer Manchester United dan saya pikir itu tidak akan berubah,” ungkapnya, mengisyaratkan keraguannya.

Skema Ruben Amorim Dinilai Gagal di Manchester United, Fans Bersuara: Ganti Pelatih Sama Aja Balik ke Awal!

Pengakuan tersebut secara gamblang menunjukkan bahwa Amorim menyadari betul betapa rapuhnya posisinya di klub raksasa yang telah 20 kali menjuarai Liga Inggris tersebut. Data statistik penampilannya pun menegaskan situasi ini: dari 45 laga di semua kompetisi, ia hanya mencatatkan 17 kemenangan, tujuh di antaranya di Premier League. Lebih mengkhawatirkan lagi, United telah menelan 15 kekalahan di liga sejak ia mengambil alih kemudi.

Media-media Inggris bahkan melaporkan bahwa Manchester United telah mempersiapkan dua nama pelatih dari Premier League sebagai kandidat pengganti. Ini semakin memperkuat indikasi bahwa manajemen klub mulai kehilangan kepercayaan terhadap proyek yang dibangun Amorim. “Pelatih asal Portugal itu diperkirakan akan dipecat oleh Man United, yang sudah mengidentifikasi dua manajer Premier League berperingkat tinggi sebagai calon pengganti mantan pelatih Sporting Lisbon tersebut,” demikian kutipan dari laporan media, yang belum merinci identitas kedua kandidat pengganti tersebut.

Di tengah badai ketidakpastian yang melanda, sebuah kabar menarik muncul: Amorim disebut-sebut bisa kembali ke Benfica, klub yang pernah ia bela sebagai pemain selama hampir satu dekade, yakni antara tahun 2008 hingga 2017. Spekulasi ini diperkuat oleh rencana salah satu calon presiden Benfica, Joao Noronha Lopes, yang bertekad membawa kembali Amorim ke Estadio da Luz jika ia berhasil memenangkan pemilihan pada Oktober mendatang.

Lopes sendiri tidak secara terang-terangan mengumbar niatnya tersebut. Ketika diwawancarai oleh media Record mengenai potensi kedatangan Amorim, ia hanya memberikan pernyataan yang diplomatis: “Dia pelatih yang luar biasa, masih terikat kontrak dengan Manchester United. Saya tidak ingin membuat Benfica tidak stabil. Mereka punya laga penting yang harus dijalani,” ujarnya, menahan diri untuk tidak berkomentar lebih jauh.

Manchester United Siap Lepas Tiga Pemain Sekaligus, Jadon Sancho Justru Berpeluang Bertahan di Old Trafford

Kendati demikian, rumor ini tetap menarik karena dapat menjadi ‘garis hidup’ bagi karier Amorim seandainya masa jabatannya di Old Trafford benar-benar harus berakhir lebih cepat. Saat ini, Benfica masih dibesut oleh Bruno Lage, yang justru memulai musim dengan performa impresif. Tim asuhannya telah mencatatkan enam kemenangan dan satu hasil imbang dari total tujuh pertandingan di semua kompetisi, bahkan berhasil melaju ke fase liga Liga Champions melalui jalur kualifikasi.

Meskipun demikian, kontrak Lage sendiri hanya akan berlaku hingga akhir musim ini. Kondisi ini membuat pintu bagi Amorim untuk masuk ke daftar kandidat pelatih masa depan Benfica tetap terbuka lebar, terutama jika terjadi pergantian kepemimpinan di level presiden klub yang dapat mengubah arah kebijakan.

Sejarah mencatat bahwa Manchester United pernah berada dalam situasi yang tak jauh berbeda. Pada tahun 2021, kekalahan memalukan dari tim promosi Watford menjadi pemicu dipecatnya Ole Gunnar Solskjaer secara mendadak. Kini, skenario kelam itu kembali membayangi Amorim jika ia gagal memperbaiki performa timnya dalam waktu dekat.

Dengan tekanan yang kian memuncak dari para penggemar dan manajemen, perjalanan Amorim di Old Trafford kini benar-benar berada di persimpangan. Akankah ia mampu bertahan menghadapi badai kritik yang menerjang, atau justru memilih ‘jalan pulang’ menuju klub lamanya? Jawabannya, besar kemungkinan, akan terungkap setelah jeda internasional bulan depan.

Kiper Manchester United Andre Onana dan Altay Bayindir Kehilangan Kepercayaan Rekan Setim, Ruben Amorim Pasang Badan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *